IPOK meminta Pak JONO untuk mengobati anjingnya yang sekarat.
Pak JONO tersenyum dan mengiyakan. Mereka berdua menuju rumah IPOK.
Melihat anjing tersebut sekarat, Pak JONO yang asli Solo itu menempelkan telapak tangannya ke jidat anjing,

Pak Jono : "Su, asu (Njing, anjing) nek kowe arep mati, yo mati o (Kalau kamu mau mati, ya mati aja). Nek arep urip, yo waras o (Kalau mau hidup, sembuhlah)."

(IPOK berpikir Pak JONO menggunakan bahasa Latin). Diam diam IPOK menghafalkan kata2 yang dia kira mantra atau doa itu. Setelah itu Pak JONO langsung pulang. Beberapa hari kemudian, IPOK lari lari ke rumah Pak JONO bermaksud melaporkan kalau anjingnya sudah sembuh.

Namun ternyata, Pak JONO sedang sakit. IPOK yang kaget mengetahui Pak JONO sakit, langsung menuju ke kamar Pak JONO dan menempelkan telapak tangannya ke dahi Pak JONO. Selanjutnya IPOK membaca mantra.

IPOK : "Su, asu, nek kowe arep mati, yo mati o. Nek arep urip, yo waras o."

- Copyright © Warung Kopi Kita - Designed by fharendra